GTPP Covid-19 Pati Perbolehkan Sedekah Bumi, Durasi Hanya Satu Jam
Cholis Anwar
Kamis, 2 Juli 2020 14:16:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Boleh menyelenggatakan sedekah bumi, karena ini tradisi. Tapi hanya satu jam," katanya, Kamis (2/7/2020).
Dia menjelaskan, dalam penanggalan Jawa, bulan Apit atau dalam Islam Dzulqa'dah memang masyarakat Pati banyak yang menjalankan ritual sedekah bumi. Itu pun tidak bisa dihindari, karena sudah menjadi tradisi.
Baca: Minta Diizinkan Pentas Lagi, Puluhan Seniman Blora Gelar Aksi di Depan Kantor Bupati
”Seperti rutual bancaan, itu kan tidak bisa dihindari. Tetapi dalam pelaksanaannya pun harus beberapa orang. Jangan sampai membuat kerumunan,” ungkapnya.
Kemudian apabila dalam sedekah bumi itu diwajibkan ada pertunjukan, seperti seni barongan, itu pun tidak boleh terlalu panjang. Durasinya hanya satu jam.
"Karena tidak bisa dihindari, kami tetap memperbolehkan. Tetapi protokol kesehatan juga tetap dijaga," imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



