Ratusan Pekerja Seni Pati Gelar Aksi Doa Bersama di Alun-Alun
Cholis Anwar
Kamis, 9 Juli 2020 10:18:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Selain itu, mereka juga menuntut agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati memberikan izin bagi mereka untuk pentas. Sudah empat bulan lebih mereka tidak mendapatkan penghasilan.
Koordinator aksi doa bersama Ajisaka mengatakan, para pekerja seni ini tidak muluk-muluk. Pihaknya hanya meminta kelonggaran untuk pentas, di masa new normal ini. Apalagi melihat fakta Covid-19 di Kabupaten Pati yang berisiko rendah.
"Memang tidak mungkin kalau kegiatan kita lakukan seperti sebelum pandemi. Kami sadar itu. Kita hanya memohon agar ada pelonggaran untuk pementasan," katanya.
Dengan pelonggaran itu, pihaknya juga akan mempertanggung jawabkan dengan menggunakan protokol kesehatan saat pentas secara epidemiologis.
"Sama seperti pasar, toko serba ada, pabrik yang bisa tetap beroperasi. Kami juga ingin bisa berkegiatan agar ekonomi kami tidak ambruk,” terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



