Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ini lantaran, warga mensinyalir terjadi penyelewengan penggunaan DD tahun anggaran 2019 di desa tersebut.

Salah satu peserta aksi Supriyono menduga terjadi selisih antara laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) dengan APBDes sebesar Rp 500 juta. Karena itu, masyarakat curiga dan ingin mengetahui kepastiannya.

"Ini kan tidak wajar. Kami meminta kades dan perangkat bisa transparan terkait penggunaan DD tahun 2019 itu," katanya.

Usai melakukan aksi, perwakilan warga ada yang datang ke Kejaksaan Negeri Pati untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan DD tersebut.

"Saya akan tunggu laporan yang masuk di Kejaksaan 15 sampai 30 hari, apabila permasalahan desa Wangunrejo tidak ditindak lanjuti, maka saya akan melakukan aksi dengan masa yang lebih besar," ancamnya.

Selain itu, warga juga meminta kepada pihak kejaksaan agar mengusut tuntas dugaan pungutan liar (pungli) selama proses jual beli aset desa.Sementara Kepala Desa Wangunrejo Ali Nurkamid membantah tuduhan warga yang ditujukan kepadanya itu. Dia mengaku, apa yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur dan regulasi yang ada."Saya mengerjakan semua program sudah melalui Musyawarah Desa (Musdes). Dan dari hasil kesepakatan bersama dalam setiap pekerjaan yang dilakukan," tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler