Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 setelah satu pegawainya diduga meninggal karena virus tersebut.

Baca: Satu ASN Pati Meninggal Dunia dengan Status Positif Covid-19

Sekda Kabupaten Pati Suharyono mengatakan, setelah ada yang meninggal, semua pekerja di BPKAD diberlakukan WFH. Tetapi untuk yang mengerjakan pekerjaan penting, tetap masuk ke kantor.

"Hanya satu hari. Setelah itu, Sabtu masuk lagi," katanya yang juga menjabat sebagai Sekretaris Satgas Covid-19 Pati saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).

Baca: Satu ASN Pati Meninggal, Sekda: Hasil Swab Belum Keluar

Ia menyebutkan, saat mereka masuk nanti, seluruh pegawai juga akan dilakukan rapid test. Selain itu, mereka juga akan di-swab untuk memastikan diri bebas dari Covid-19.

"Yang 20 itu, yang satu ruangan di-swab, sedangkan semua pegawai yang tidak satu ruangan dengan ASN yang meninggal, dilakukan rapid test," ungkapnya.Baca: Muridnya Tak Punya Gawai, Guru di Pati Ini Rela Datang ke Rumah Beri Bimbingan BelajarDia menambahkan, rapid test akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati. Setelah rapid tersebut, nanti bisa dikerahui apakah ada yang reaktif atau tidak.Sebelumnya, salah satu pegawai BPKAD diduga meninggal dunia karena Covid-19. Saat ini jenazah sudah dimakamkan di Rembang sesuai dengan protokol kesehatan. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler