Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu diakui oleh Muhammad Muhson, salah satu penjual sapi di Pasar Wage. Dia mengatakan, sebelumnya harga sapi sempat mengalami penurunan. Namun, menjelang Idul Adha harganya stabil dan naik dari harga sebelumnya.
"Kenaikan 30 sampai 40 persen ini karena permintaan banyak, tapi hewannya sulit dicari," katanya.
Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, diakui tahun ini harganya lebih tinggi. Untuk satu ekor sapi ukuran besar atau siap potong, harga jualnya mencapai Rp 19 juta.
Sementara sapi yang paling banyak dicari adalah jenis Pegon. Selain itu, pegon yang sudah gemuk dan bertanduk. Menurutnya, itu menandakan kalau sapi sudah berumur dan layak potong.
Untuk pembeli sendiri, selain dari Pati ada juga warga luar daerah. Namun sebagian besar memang dikirim ke Jawa Barat. Sedangkan untuk Kerbau, rata-rata dibeli oleh warga Kudus.
"Sapi jenis lemosin juga bayak dicari. Pokoknya kalau mendekati Idul Adha, semua jenis sapi laku terjual," imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



