Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dispertanak Pati Muhtar Effendi mengatakan, tim pemeriksa hewan kurban saat ini masih melakukan pemantauan di pasar hewan di wilayah Kabupaten Pati.

"Dalam pemantauan ini kami juga menyiapkan dokter hewan untuk meperiksaan kesehatan hewan sebelum disembelih. Khusus yang ini adalah bertugas di wilayah perkotaan," katanya.

Selain di kota, untuk wilayah di kecamatan, nantinya akan langsung diakomodir oleh mantri. Sehingga, proses pemeriksaannya lebih cepat.

“Untuk memastikan kesehatan hewan sebelum dipotong, H-1 kita akan lakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan kurban," imbuhnya.

Sementara dalam pemeriksaan itu, lanjut Muhtar, tidak hanya dilakukan dari fisik luarnya saja. Seperti pemeriksaan kondisi tubuh, mata, kulitnya atau pada lidah hewan. Tetapi pemeriksaan juga sampai pada bagian organ dalam.
Sementara dalam pemeriksaan itu, lanjut Muhtar, tidak hanya dilakukan dari fisik luarnya saja. Seperti pemeriksaan kondisi tubuh, mata, kulitnya atau pada lidah hewan. Tetapi pemeriksaan juga sampai pada bagian organ dalam."Pada hari H-nya ketika disembelih, bagian organ atau jeroan hewan, terutama di bagian hati, kalau ada cacing pitanya tidak boleh diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.Ia pun berharap, karena ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, proses penyembelihan hewan kurban tidak perlu mengundang banyak orang. Dengan begitu, potensi penularan bisa dicegah. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler