Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 sekaligus Bupati Pati Pati Haryanto mengatakan, dari hasil swab tersebut ada enam camat yang dinyatakan positif.

"Iya, ada enam (camat)," katanya melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (29/7/2020).

Baca: Dua Bus Adu Banteng di Selatan Jembatan Tanjang Pati

Sementara Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Haryono, pejabat eselon II dan III, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pati, dinyatakan negatif Covid-19.

"Yang lain negatif. Hanya itu (enam camat) saja. Mereka sudah dikarantina. Selama belum negatif kembali, akan tetap kami karantina," terangnya.

Setelah dinyatakan positif, lanjutnya, keenam kantor dan ruang kerja camat langsung disemprot disinfektan. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan tracking dan tracing orang-orang yang pernah kontak langsung dengan enam camat tersebut.

Baca: Satu ASN Pati Meninggal Dunia dengan Status Positif Covid-19"Untuk menghindari penyebaran, semua pegawai yang camatnya positif Covid-19, kami berlakukan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Saat ini petugas juga masih bekerja di lapangan," ungkapnya.Haryanto menambahkan dengan adanya enam camat yang positif tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh warga Pati untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi pegawai yang bersinggungan dengan pelayanan publik."Bagaimanapun juga pelayan publik seperti Camat, justru memiliki resiko tinggi terhadap penularan Covid-19,” tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler