Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Keluarga korban, yakni Tri Susilowati menceritakan, suaminya yang bekerja pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pati itu, awal masuk IGD RSUD dr R Soetrasno Rembang adalah pada Selasa (20/7/2020) pukul 13.00 WIB.

"Kondisi sangat lemah, pucat dan keluar keringat dingin. Ketika di cek jantung, ternyata sudah terjadi serangan jantung akut. Dokter menyebutnya STEMI, diperparah dengan riwayat DM (Diabettes Mellitus) dan hipertensi," terangnya kepada MURIANEWS, Rabu (29/7/2020).

Baca: Satu ASN Pati Meninggal Dunia dengan Status Positif Covid-19

Dia melanjutkan, sesuai dengan protokol kesehatan, suaminya pun dilakukan rapid test. Hasilnya nonreaktif. Hanya saja, hasil rontgen menunjukkan terdapat infeksi di paru-paru menyerupai orang dengan Covid-19.

"Suamiku menjadi suspek Covid-19, ditambah penyakit penyerta lainnya. Selama ini suamiku tidak pernah mengeluh apapun, kecuali nyeri di bagian punggungnya, tepat dibelakang jantung. Dan baru ku sadari, nyeri itulah yang merenggut nyawa suamiku," terangnya.

Dia menambahkan, sesuai protokol Covid-19, pada saat perawatan suaminya juga menjalani tes swab sebanyak dua kali. Namun, sebelum hasilnya keluar, Tuhan memanggil suaminya terlebih dahulu, yakni pada Kamis (23/7/2020) tepat di hari pernikahannya yang ke-13.

Baca: Satu ASN Pati Meninggal, Sekda: Hasil Swab Terakhir Belum Keluar"Aku hanya bisa pasrah dan berserah. suamiku dimakamkan sesuai protokol Covid-19," terangnya.Secara resmi, keluarga korban menerima hasil tes swab suaminya pada Selasa (28/7/2020) kemarin dengan hasil negatif Covid-19."Innalillahi wa innailaihi rojiun. Husnul khotimah. Selamat jalan kekasihku," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler