Survei BPS Pati, Pekerja Sektor Informal Paling Terdampak Pandemi
Cholis Anwar
Jumat, 7 Agustus 2020 18:45:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPS Pati Anang Sarwoto mengatakan, sebagai lembaga yang ditugasi untuk menyajikan statistik, survei ini adalah langkah untuk menyajikan statistik tambahan guna mendukung percepatan penanganan Covid-19.
Dalam survei ini, memang ada beberapa fokus perhatian BPS. Mulai dari pendidikan, kesehatan, kemiskinan, hingga kelompok yang paling rentan terhadap pandemi ini.
Dalam survei itu, kelompok yang paling rentan adalah pekerja sektor informal. Selian itu juga masyarakat miskin dan rentan miskin.
"Pada era New Normal ini, tedapat 63 responden dalam kelompok berpendapatan rendah, yakni kurang dari Rp 1,8 juta. Mereka mengaku mengalami penurunan pendapatan," katanya.
Dari data yang diperoleh, pekerja informal dengan pendapatan Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta, penurunan pendapatan hanya 43,10 persen. Sedangkan pekerja informal dengan pendapatan Rp 3 juta hingga Rp 4,8 juta hanya 36 persen yang terdampak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



