Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibatnya proses pembelajaran daring di daerah tersebut sulit dilakukan. Apalagi, sinyal berbagai provider tidak masuk di dukuh yang letaknya di tengah hutan tersebut.

Melihat kesulitas tersebut, Kodim Pati berinisiatif untuk melakukan pemasangan internet WiFi. Hal itu agar proses pembelajaran anak-anak dapat lebih maksimal di tengah pandemic Covid-19.

Komandan Kodim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani mengatakan, pandemi Covid-19 yang sudah dirasakan selama lima bulan terahir ini memang secara langsung mempengaruhi dunia pendidikan.

Para siswa pun harus belajar secara daring untuk menghindari kerumunan. Namun, tidak semua siswa mempunyai fasilitas tersebut.

“Kita sadari di negara kita ini belum semuanya jaringan internetnya bagus atau belum merata. Itu karena kontur wilayah yang berbukit-bukit dan juga jauhnya dari perkotaan sehingga mempengaruhi hal tersebut. Dengan adanya program dari Kodim ini kita bisa memberikan bantuan kepada adik-adik semua berupa pemasangan jaringan internet (WiFi),” terangnya, senin (10/8/2020).

[caption id="attachment_193233" align="aligncenter" width="880"] Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani tersenyum lebar melihat para siswa bisa menggunakan internet untuk pembelajaran via daring. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]

Ia menambahkan, bantuan ini bukanlah bantuan yang pertama dan terakhir. Rencananya pihaknya akan memberikan bantuan serupa kepada desa yang membutuhkn.

Hanya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Babinsa apabila di wilayahnya kesulitan mengakses internet.
Hanya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Babinsa apabila di wilayahnya kesulitan mengakses internet."Dengan pemasangan WiFi ini, adek-adek bisa belajar daring lebih maksimal," terangnya.Sementara Kades Wateshaji, Rakimin mengatakan, Dukuh Morotoko merupakan salah satu pedukuhan di Desa Wateshaji yang terpencil. Letaknya pun berada di tengah hutan serta pegunungan yang mengitari pedukuhan tersebut.Bahkan untuk menuju ke Balai Desa Wateshaji, warga harus menempuh delapan kilometer dengan rute perjalanan yang berkelok-kelok di tengah hutan.Untuk akses internet di dukuh Morotoko diakuinya sangat sulit, begitu juga dengan sinyal handphone."Saya mewakili khususnya penduduk pedukuhan Morotoko berterima kasih kepada Kodim Pati yang telah membantu memasang jaringan wifi untuk siswa yang terdampak covid-19. Dengan bantuan ini sangat membantu dan harapan kami tentunya apabila masih ada bantuan lagi kami tetap mengharap karena kondisi wilayah dan juga perekonomian warga di dukuh Morotoko,” tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor; Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler