Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasi Pengawasan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UMKM Pati Andi Hermawan mengatakan, dari pengawasan yang dilakukan, diakui memang ada beberapa koperasi yang mengalami penurunan pendapatan.

Hal itu lantaran piutang dari anggota koperasi tersebut ada yang lancar dan ada yang tidak.

"Karena pandemi itu, piutang anggota yang tidak lancar semakin bertambah. Kami juga tidak menyalahkan karena dari masyarakat maupun anggota juga mengalami penurunan pendapatan," katanya, Selasa (11/8/2020).

Menurutnya, yang paling terdampak adalah koperasi simpan pinjam dengan sistem mingguan. Apalagi banyak anggotanya yang juga mengajukan relaksasi penundaan pembayaran pinjaman.

"Sistem mingguan ini memnag rentan. Sebab dalam proses peminjaman tidak disertakan dengan agunan," imbuhnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh koperasi dengan sistem pembayaran bulanan. Hanya, dampaknya tidak terlalu signifikan. Sebab, mereka mampunyai strategi sendiri untuk tetap bertahan di masa pagebluk ini.
Hal yang sama juga dirasakan oleh koperasi dengan sistem pembayaran bulanan. Hanya, dampaknya tidak terlalu signifikan. Sebab, mereka mampunyai strategi sendiri untuk tetap bertahan di masa pagebluk ini."Memnag untuk kebutuhan operasional, mereka agak kewalahan. Apalagi dengan adanya pembayaran yang kurang lancar. Akhirnya, ada juga koperasi yang meliburkan sementara karyawannya," terang Andi.Namun, tidak sedikit pula koperasi yang masig tetap eksis mekipun ditengah terpaan pandemi ini. Dalam hal itu, pengurus maupun anggota diakui mempunyai kedekatan secara emosional."Mungkin hubungan emosional ini yang membuat angota merasa nyaman dan pembayaran pinjaman tetap lancar," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler