Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bahkan pihak desa dalam hal ini juga melakukan pengetatan terhadap pengunjung maupun pedagang pasar tersebut. Sekiranya sudah dibuka, semua pedagang diwajibkan utuk menggunakan masker.

Hal tersebut juga berlaku bagi para pengunjung. Selain diwajibkan menggunakan masker, sebelum masuk pasar, mereka akan dicek suhu tubuh terlebih dahulu dan mencuci tangan pada tempat yang sudah disediakan.

Kepala Desa Tambaharjo Mubalihg mengatakan, apabila ada pedagang yang tidak menggunakan masker, maka izinnya akan dicabut. Hal itu semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Izin saya cabut sementara. Kalau mereka tertib, mematuhi aturan, tidak akan kami cabut," katanya, Sabtu (22/8/2020).

Baca: Dua Pedagang Positif Corona, Pasar Runting Pati Ditutup Tiga Hari

Dia menambahkan, beberapa waktu lalu juga para pedagang juga sudah dilakukan rapid test. Hasilnya memang ada 11 yang reaktif. Enam di antaranya adalah warga Tambaharjo dan lima lainnya warga luar desa.
Dia menambahkan, beberapa waktu lalu juga para pedagang juga sudah dilakukan rapid test. Hasilnya memang ada 11 yang reaktif. Enam di antaranya adalah warga Tambaharjo dan lima lainnya warga luar desa."Semua sudah dikarantina di Hotel Kencana. Pasar juga kita demprot dengan disinfektan," terangnya.Untuk penyemprotan disinfektan sendiri, dalam sepekan, pihaknya melakukan penyemprotan hingga tiga kali. Menurutnya, penyemprotan akan terus dilakukan sampai waktu yang tidak ditentukan."Bahan sudah ada. Kalau cairan disinfekran habis, kita bisa ambil lagi atau membuat lagi. Yang penting pada saat aktivitas di pasar, semuanya aman," tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler