Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu diakui oleh Kepala Dispertan Pati Muhtar Efendi, Kamis (3/9/2020). Dia mengatakan, hingga saat ini hasil pertanian justru mengalami peningkatan. Sebab, pada awal pandemi, petani memang berada pada masa tanam.

Kemudian pada September ini, sebagian petani sudah mulai panen. Sehingga, pasokan pangan di Pati masih cukul melimpah. Ditambah masih ada padi yang belum di panen.

"Secara umum memang tidak terdampak pandemi. Petani seperti biasa masih menjalankan aktivitasnya," kata Muhtar.

Lebih lanjut, untuk luas panen sendiri, diakui masih berkisar pada angka 103.574 hektare. Luas tersebut terbagi dalam dua lahan, yakni lahan sawah dan ladang. Dari total itu, setidaknya total panen mencapai 644.030 ton.

"Prediksi untuk panen masa tanam ketiga ini kami yakin akan lebih banyak. Karena aktivitas petani selama pandemi ini justru banyak yang berada di persawahan. Itu masih ditopang dengan produksi palawija yang lain," imbuhnya.
"Prediksi untuk panen masa tanam ketiga ini kami yakin akan lebih banyak. Karena aktivitas petani selama pandemi ini justru banyak yang berada di persawahan. Itu masih ditopang dengan produksi palawija yang lain," imbuhnya.Dia mengaku, selama pandemi ini memang sektor pertanian lebih dikuatkan. Apabila nanti pandemi sudah berakhir, sektir pertanian ini justru akan mampu menopang pangan warga."Karena itu, kami siapkan pangan masa depan. Sehingga setelah pandemi berakhir, baik sektor pangan maupun pertanian tetap berjalan normal," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler