Kekeringan Makin Meluas, 10 Desa di Pati Ajukan Bantuan Air Bersih
Cholis Anwar
Rabu, 16 September 2020 16:15:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, hingga saat ini sedikitnya ada 10 desa yang telah mengajukan permintaan bantuan air bersih. Permintaan warga itupun langsung ditindaklanjuti dengan melakukan dropping.
“Sedikitnya ada 10 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Pati. Seperti yang ada di Kecamatan Jakenan, Gabus, Pucakwangi, Winong, Batangan, Kayen, dan Pati. Terbanyak ada di Kecamatan Pucakwangi dengan tiga desa,” katanya, Rabu (16/9/2020)
Martinus menyebut, saat ini telah melakukan dropping air bersih sebanyak 14 kali. Ada beberapa desa yang memang dikirimkan lebih dari sekali mengingat permintaan dari warga tersebut.
“Tahun ini sendiri kami menyiapkan sekitar 100 tangki air bersih,” terangnya.
Namun jumlah desa yang mengajukan permintaan air bersih itu sendiri diperkirakan bisa bertambah mengingat musim kemarau diprediksi sampai Oktober mendatang. Sementara dengan mengacu data kekeringan tahun kemarin tercatat ada 139 desa di 10 kecamatan yang terdampak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



