Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, hingga saat ini sedikitnya ada 10 desa yang telah mengajukan permintaan bantuan air bersih. Permintaan warga itupun langsung ditindaklanjuti dengan melakukan dropping.

“Sedikitnya ada 10 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Pati. Seperti yang ada di Kecamatan Jakenan, Gabus, Pucakwangi, Winong, Batangan, Kayen, dan Pati. Terbanyak ada di Kecamatan Pucakwangi dengan tiga desa,” katanya, Rabu (16/9/2020)

Martinus menyebut, saat ini telah melakukan dropping air bersih sebanyak 14 kali. Ada beberapa desa yang memang dikirimkan lebih dari sekali mengingat permintaan dari warga tersebut.

“Tahun ini sendiri kami menyiapkan sekitar 100 tangki air bersih,” terangnya.

Namun jumlah desa yang mengajukan permintaan air bersih itu sendiri diperkirakan bisa bertambah mengingat musim kemarau diprediksi sampai Oktober mendatang. Sementara dengan mengacu data kekeringan tahun kemarin tercatat ada 139 desa di 10 kecamatan yang terdampak.

“Kebetulan di tahun ini kami mendapatkan armada tangki air dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Tentu ini akan sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Pati,” terangnya.Ia menambahkan, untuk hari ini BPBD Pati kembali melakukan dropping air bersih. Bantuan itu disalurkan ke Desa Boloagung, Kecamatan Kayen dan Dukuh Kranggan, Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Kota.Warga pun tampak antusias dengan adanya bantuan air bersih tersebut. Dengan menggunakan alat seadanya seperti jeriken, ember dan gallon, warga tampak antre untuk mendapatkannya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler