Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Pati Mirza Nur Hidayat mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Cuaca terik dan banyaknya bahan baku gazebo yang mudah terbakar membuat api semakin besar dan sulit dijinaakkan.

Nur Hidayat menjelaskan, berdasarkan pengamatan di lapangan, api diduga berasal bekas pembakaran sampah tebu di sebelah gudang semalam. Karena panas tinggi, dinungkinkan api itu menyala kembali dan merembet ke gudang pembuatan gazebo.

"Api merembet sangat cepat lantaran ada banyak material kayu untuk membuat gazebo," katanya, Kamis (2/10/2020).

Warga yang melihat kejadin sempat membantu memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Namun, api tidak kunjung padam dan semkain membesar. Ditambah kondisi angin yang berhembus cukup kencang, sehingga membuat api semkain cepat.

Tak lama kemudian, empat mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan api. Sampai saat ini, proses penadaman masih dilakukan.
Tak lama kemudian, empat mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan api. Sampai saat ini, proses penadaman masih dilakukan."Ada empat mobil damkar. Tapi yang satu kami pindah ke Jakenan lantaran ada dapuran bambu yang juga terbakar," imbuhnya.Dalam musibah tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 600 juta. Hal itu lantaran semua material kayu untuk pembuatan gazebo dan gudangnya ludes terbakar. Reporter: Cholis AnwarEditir: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler