Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Plt Senior Sales Executive PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Kabupaten Pati Dimas Putro Ariyanto mengatakan, untuk ketersediaan pupuk bersubsidi di Pati per hari ini total masih ada 5.898 ton.

"Di gudang pusri ada 4.732 ton, di gudang distributor 573 ton dan di gudang kios 593 ton," katanya saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2020).

Ariyanto menambahkan, untuk penebusan pupuk bersubsidi ini memang harus menggunakan kartu tani. Selain itu para petani dalam hal ini juga sudah masuk dalam sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).

Namun, lanjutnya, saat ini sudah ada relaksasi dari pemerintah, terkait petani yang belum mempunyai kartu tani. "Bagi petani yang belum punya atau kendala kartu tani namun sudah maauk dalam e-RDKK, bisa menebus manual," terangnya.

Hanya saja, petani harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Selain itu juga harus tetap dicek, apakah sisa kuota E-RDKK atau tidak."Aturannya seperti itu. Yang tidak masuk e-RDKK tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler