Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPBD Pati Martinus Budi mengatakan, hujan mulai terun sejak pukul 05.30 WIB. Dari laporan yang diterimanya, hujan disertai angin kencang mendera di wilayah Kecamatan Gembong, Tlogowungu dan Gunungwungkal.
"Karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di tiga kecamatan itu untuk waspada tanah longsor. Karena wilayahnya pegunungan," terangnya, Jumat (30/10/2020).
Dari catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan masih akan terus mengguyur wilayah Pati hingga sore nanti. Sehingga, kewaspadaan harus tetap diutamakan.
"Kewaspadaan tidak hanya bagi masyarakat yang berada di wilayah pegunungan, di perkotaan juga demikian. Apalagi wilayah perkotaan ini rawan banjir," ucapnya.
Martinus menambahkan, pada dasarnya sudah ada pemetaan wilayah rawan bencana, baik banjir, longsor maupun puting beliung. Kecamatan yang tergolong mempunyai indeks resiko tinggi terharap bencana banjir, seperti di Kecamatan Juwana, Batangan, Kajenan, Gabus, Pati, dan Sukolilo.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



