Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua SAR Tunggulwulung Dukuhseti Ali Anggur mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 5.30 WIB. Pada saat itu, kondisi angin di dermaga Banyutowo tersebut cukup kencang. Ditambah lagi ombak laut yang tinggi.

"Tenggelamnya lima perahu itu karena diombang-ambing oleh ombak dan angin kencang," katanya.

Perahu-perahu tersebut, lanjutnya, semakin tak terarah lantaran pemiliknya sudah pulang usai melaut. Kelima perahu tersebut tiga di antaranya diketahui milik warga Desa Banyutowo Ahmad Zuhri, Kliyer, dan Naryo. Sedangkan dua sisanya milik warga Dukuh Selempung, Desa Dukuhseti, yakni Tolok dan Abdul Wachid.

Saat ini sejumlah relawan, nelayan, TNI/Polri, dan petugas DKP berusaha mengevakuasi perahu yang tenggelam. Beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup serius dan beberapa peralatan hilang tersapu ombak. Ditaksir, kerugian materiil mencapai Rp 25 juta.
Saat ini sejumlah relawan, nelayan, TNI/Polri, dan petugas DKP berusaha mengevakuasi perahu yang tenggelam. Beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup serius dan beberapa peralatan hilang tersapu ombak. Ditaksir, kerugian materiil mencapai Rp 25 juta.“Peralatannya ada banyak yang hilang, dan mesin perahu juga ikut tenggelam. Kalau ditaksir semuanya ya kerugian mencapai Rp 25 jutaan,” terangnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler