Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ada empat SPBU di Pati yang mempunyai pelayanan khusus tersebut, yakni di SPBU Tayu, SPBU Juwana, SPBU Kaliampo, dan SPBU Tamansari.

Supervisor SPBU 4459134 Jalan Raya Pati-Gembong, tepatnya di Desa Taman sari, Ulinnuha mengatakan, di Pati ada empat SPBU yang mendapatkan program khusus tersebut. Itu pun yang menunjuk dari pertamina langsung.

"Harganya sama dengan harga premium, yakni Rp 6.450 per liter. Namun, tidak untuk semua kendaraan, melainkan khusus untuk kendaraan roda dua, roda tiga, angkutan umum kota dan taksi plat kuning," terangnya, Rabu (25/11/2020).

Dengan menyasar angkot dan taksi plat kuning yang merupakan transportasi publik, diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar berkualitas.

[caption id="attachment_201180" align="aligncenter" width="880"] Sejumlah pengendara sepeda motor memanfaatkan program Pertamina yang menjual Pertalite seharga Premium. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]

Menurutnya, itu adalah program Langit Biru dari Pertamina untuk mengajak masyarakat merasakan langsung penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan kualitas yang lebih baik. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat.

"Upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya dengan penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan," imbuhnya.Ulinnuha menambahkan, program tersebut hadir di Pati pada 22 November lalu. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui. Padahal, sosialisasi dan pemasangan spanduk maupun banner sudah dilakukan sebelumnya."Mungkin banyak yang belum tau juga. Kadang ada yang tanya dulu sebelum membeli," ungkapnya.Dari catatan yang diberikan, di SPBU Taman sari tersebut, untuk warga yang membeli pertalite seharga premium baru mencapai 700 liter per hari. Sementara warga yang membeli pertalite diluar program langit biru ada sekitar 6.000 liter perhari. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler