Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tidak hanya bisa dinikmati oleh orang dewasa, tetapi anak-anak juga bisa menyantapnya. Cilok bandeng ini adalah kali pertama di bumk mina tani. Berbeda dengan cilok lainnya yang biasa dicampur dengan daging sapi ataupun daging kerbau.
Sajian cilok bandeng ini bisa ditemukan di Kedai Bandeng Rindang 84, Jalan Ahmad Yani No 30 Desa Winong, Kecamatan Pati. Harganya pun cukup terjangkau dan tidak terlalu dalam merogoh saku.
Pemilik Kedai Bandeng Rindang 84 Hana Tri Wahyuni mengatakan, inovasi ini sengaja dilakukan untuk memperkaya kuliner kaas Pati. Apalagi, ikan bandeng ini merupakan hasil produksi terbesar para petambak di Pati.
[caption id="attachment_201433" align="aligncenter" width="880"]
Pembeli nampak memakan cilok bandeng (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]Hana mengaku, awalnya dia hendak membuat sajian cemilan yang cocok saat musim hujan. Kemudian dia melakukan observasi dan melihat ada banyak warga yang membeli cilok.
"Karena itu, saya kemudian berpikir untuk jualan cilok. Tapi, cilok ini harus berbahan dasar dari ikan bandeng. Sehingga saya beberapa kali mencoba dan akhirnya bisa membuat cilok bandeng," ungkapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



