Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu mengingat kondisi kasus Covid-19 yang semakin tinggi. Selian itu juga pola ketaatan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan yang dinilai masih kurang.

"Karena (Covid-19) Pati ini semakin meningkat, ya kami membatasi orang beraktivitas. Kalau biasanya bebas tanpa batas, tapi kali ini kami batasi sampai jam 10.30 malam," tuturnya, Senin (30/11/2020).

Dirinya juga mengaku perihatin dengan penurunan ketaatan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Hal itulah yang dinilainya membuat penmabahan kasus Covid di Pati semakin banyak.

"Biar ndak berlarut-larut, biar selesai. Karena saya prihatin dengan ketaatan masyarakat semakin menurun. Kalau ndak diketati nanti semakin nambah akhirnya jadi persoalan," bebernya.

Haryanto mengatakan, pemberlakuan jam malam ini tidak hanya berlaku 14 hari. Tetapi akan dilakukan secara terus menerus hingga terjadi penurunan singnifikan kasus covid di Pati."Tidak hanya saya batasi 14 hari. Jadi menunggu situasi mereda, karena ini menjelang akhir tahun, ada libur Natal, tahun baru," tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler