Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Secara tegas, desa tidak bisa (membantu pengalihan tapak sutet yang kabelnya melintasi pemukiman," ungkapnya, Kamis (3/12/2020).

Dia berdalih, memang ada skala prioritas yang harus dilakukan oleh desa. Tapi pembangunan SUTET tersebut adalah proyek negara. Sehingga pihaknya pun turut mendukung hal itu.

"Minimal yang bisa kami lakukan untuk warga kami adalah membantu agar warga kami tetap sehat, birfikirnya juga sehat," imbuhnya.

Pranoto juga menjelaskan sudah adanya sosialisasi kepada warga sebelum tapak SUTET itu dibangun. Karena ini proyek negara, sudah pasti ada regulasi yang mengatur.

"Sosialisasi yang kurang puas atau kurang paham, itu menurut mereka (penolak SUTET). Penyampaian tersbut, itu atas nama warga yang mana? dan rakyat yang seperti apa?," terangnya.
"Sosialisasi yang kurang puas atau kurang paham, itu menurut mereka (penolak SUTET). Penyampaian tersbut, itu atas nama warga yang mana? dan rakyat yang seperti apa?," terangnya.Sementara Ketua Karangtaruna Desa Kedungwinong Bisri Mustofa mengatakan, memang pernah ada warga yang kesetrum ketika melintas di bawah SUTET yang lama. Bahkan dikatakan sudah ada lima orang yang terkena sengatan."Ada datanya yang sudah tersengat SUTET itu. Data langsung dari Puskesmas, agar lebih jelas. Ini juga yang menjadi kehawatiran warga kalau kabel SUTET melintas di pemukiman," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler