Kades Kedungwinong Pati Akui Tidak Bisa Bantu Warga Alihkan Tapak SUTET
Cholis Anwar
Kamis, 3 Desember 2020 16:48:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Secara tegas, desa tidak bisa (membantu pengalihan tapak sutet yang kabelnya melintasi pemukiman," ungkapnya, Kamis (3/12/2020).
Dia berdalih, memang ada skala prioritas yang harus dilakukan oleh desa. Tapi pembangunan SUTET tersebut adalah proyek negara. Sehingga pihaknya pun turut mendukung hal itu.
"Minimal yang bisa kami lakukan untuk warga kami adalah membantu agar warga kami tetap sehat, birfikirnya juga sehat," imbuhnya.
Pranoto juga menjelaskan sudah adanya sosialisasi kepada warga sebelum tapak SUTET itu dibangun. Karena ini proyek negara, sudah pasti ada regulasi yang mengatur.
"Sosialisasi yang kurang puas atau kurang paham, itu menurut mereka (penolak SUTET). Penyampaian tersbut, itu atas nama warga yang mana? dan rakyat yang seperti apa?," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



