Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kendaraan yang melintas di jalur tersebut pun terpaksa harus menurunkan kecepatannya. Bahkan ada juga yang terpaksa melewati jalur lain, antisipasi agar kendaraan tidak macet karena kemasukan air.

Selain jalan, banjir juga menggenangi areal persawahan di desa tersebut. Bahkan padi yang telah ditanam milik warga terlihat tak lagi nampak lantaran tergenang air.

Yanto, warga Desa Kasiyan mengatakan, banjir terlihat mulai datang pada pagi kemarin. Air terlihat berangsur datang.

“Beberapa hari ini kebetulan hujan memang sering terjadi dan cukup deras,” katanya, Kamis (10/12/2020).

Banjir di tempat tersebut diakuinya memang sering terjadi. Ketika curah hujan tinggi di kawasan Selatan, hampir dipastikan akses jalan tersebut tergenang air. Padahal jalan tersebut juga telah ditinggikan.

“Tadi ada sejumlah pengendara motor yang balik kanan karena khawatir mogok. Tapi ada juga yang nekat menerobos,” imbuhnya.Sementara itu Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo mengamini adanya genangan di jalan Kayen-Kudus tersebut. Air diperkirakan berasal dari limpasan dari saluran irigasi.“Saat ini kami masih melakukan pemantauan. Hingga saat ini air belum sampai ke pemukiman warga dan masih sebatas di areal persawahan,” tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler