Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban yang meninggal adalah Moh Nur Kholis (49) warga Desa Wonorejo, Demak. Korban juga merupakan sopir truk yang mengisi muatannya di lokasi tambang tersebut.

Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 15.00 WIB. Pada saat itu dump truk milik Fauzan (41) yang merupakan warga Grobogan, tengah berada di atas truk miliknya. Dia memantau proses pengisian batu padas yang menggunakan ekskavator.

"Pada saat itu korban juga berada di atas dump truk untuk memantau muatan," ungkapnya, Kamis (24/12/2020).

Beberapa saat kemudian, terdengar suara reruntuhan batu dari atas tambang galian C tersebut. Fauzan kemudian loncat dari truk untuk menyelamatkan diri.

Namun, korban pada saat itu sudah tidak kelihatan. Setelah melihat hasil reruntuhan, rupanya korban sudah tertimbun bebatuan bekas longsor tersebut.
Namun, korban pada saat itu sudah tidak kelihatan. Setelah melihat hasil reruntuhan, rupanya korban sudah tertimbun bebatuan bekas longsor tersebut."Karena tertimbun bebatuan, korban meninggal di tempat," imbuhnya.Diketahui, galian C tersebut adalah milik Sudir Santoso warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo. Tambang tersebut juga diketahui beroperasi sudah lama. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler