Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Saya pesan agar beliau tetap menjaga eksistensi pesantren di tengah gempuran dunia modern," kata KH Muadz, Jumat (25/12/2020) semalam.

Gus Yaqut, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas melakukan silaturrahmi kepada para kiai yang ada di Jawa Tengah usai dilantik pada 23 Desember lalu. Kali pertama adalah mengunjungi pamannya, yakni KH Mustofa Bisri Rembang. Kemudian dilanjutkan di Sarang dan di kediaman KH Bahaudin Nursalim.

Kemudian safari dilanjutkan dengan silaturrahmi ke kediaman KH Muadz Thohir. Dalam silaturahmi tersebut, rombongan tiba sekitar pukul 20.30 WIB. Gus Yaqut pun langsung masuk ke rumah Kiai Muadz dan beramah tamah.

Gus Yaqut tidak memberikan sepatah kata pun kepada wartawan. Namun dari keterangan Kiai Muadz, silaturrahmi itu lebih banyak guyonan, lantaran keduanya sudah lama tidak bertemu.

"Guyonan bisa. Lama tidak bertemu. Sudah lama sekali," ungkapnya.
"Guyonan bisa. Lama tidak bertemu. Sudah lama sekali," ungkapnya.Kiai Miadz pun menjelaskan, memang ada beberapa hal yang disampaikan kepada Gus Yaqut. Salah satunya adalah banyaknya pesantren baru yang karakternya mempunyai perbedaan jauh."Hanya seputar itu. Esksistensi pesantren. Pesantren harus dirawat, jangan sampai punah. Saya hanya berdoa, semoga selmaat tidak kena apa-apa, khususnya Covid-19," ungkapnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler