Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Perahu tersebut diketahui ditumpangi dua nelayan. Mereka adalah Budi warga Dukuh Kawak, Desa Lumbungmas, Kecamatan Pucakwangi dan Anang warga Desa Klayusiwalan, Kecamatan Batangan.

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya menuturkan, pada saat kejadian kedua nelayan tersebut berasal dari perairan Pecangaan, Pati dan hendak ke perairan Jepara. Namun, ketika sampai di perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, perahu mereka ditabrak oleh kapal yang sedang lewat.

"Pada saat itu kondisinya gelap, sehingga tidak diketahui secara pasti kapal apa yang menabrak perahu nelayan tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut, pada saat perahu terguling, korban atas nama Anang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang, hingga ada kapal nelayan lain yang menolongnya. Sementara korban atas nama Budi hilang dan masih dalam pencarian.

Saat ini, Basarnas telah mengirimkan satu tim dari Pos SAR Jepara dilengkapi peralatan SAR air untuk melakukan pencarian."Semoga cuaca mendukung untuk tim melakukan pencarian sehingga korban lekas ditemukan" tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler