Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Tlogorejo Pati Ludes Dilalap Api
Cholis Anwar
Kamis, 21 Januari 2021 16:02:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Diduga akibat korsleting listrik, rumah Semi warga Dukuh Medang RT 3 RW 01 Desa Tlogorejo, Kecamatan Winong, ludes dilahap si jago merah, Kamis (21/1/2021). Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diprediksi mencapai Rp 100 juta.
Kapolsek Winong IPTU Agung Suharyono mengatakan, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang membantu memasak di rumah tetangganya.
“Kejadian itu kali pertama diketahui oleh Dewi Latun tetangga korban. Saat itu, dia tengah lewat di depan rumah korban dan melihat ada kobaran api dari atas rumah,” katanya.
Melihat itu, Dewi pun berteriak mengabarkan bahwa rumah milik Semi terbakar. Warga yang mendengarpun langsung langsung mendatangi lokasi.
Warga kemudian membantu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Namun, api tak kunjung padam, tetapi malah semakin membesar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga bersama dengan TNI dan Polri membersihkan puing-puing rumah Semi yang ludes dilalap api. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Diduga akibat korsleting listrik, rumah Semi warga Dukuh Medang RT 3 RW 01 Desa Tlogorejo, Kecamatan Winong, ludes dilahap si jago merah, Kamis (21/1/2021). Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diprediksi mencapai Rp 100 juta.
Kapolsek Winong IPTU Agung Suharyono mengatakan, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang membantu memasak di rumah tetangganya.
“Kejadian itu kali pertama diketahui oleh Dewi Latun tetangga korban. Saat itu, dia tengah lewat di depan rumah korban dan melihat ada kobaran api dari atas rumah,” katanya.
Melihat itu, Dewi pun berteriak mengabarkan bahwa rumah milik Semi terbakar. Warga yang mendengarpun langsung langsung mendatangi lokasi.
Warga kemudian membantu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Namun, api tak kunjung padam, tetapi malah semakin membesar.
"Rumah terbuat dari dinding kayu. Rangka rumah juga terbuat dari kayu jati, sehingga api lebih cepat berkobar," ungkapnya.
Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) menuju lokasi. Api berhasil dipadamkan selang satu jam kemudian.
"Kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Karena ada surat berharga dan perabit rumah juga ludes semua," tutupnya.
Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi