Perbaikan Dua Jalan Penghubung Antarkecamatan di Pati Dianggarkan Rp 15,5 Miliar
Cholis Anwar
Jumat, 22 Januari 2021 17:35:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Dua jalan yang merupakan penghubung antara kecamatan, yakni Jalan Jaken-Jakenan dan jalan Winong-Pucakwangi, tahun ini bakal diperbaiki. Tak tanggung-tanggung, pemerintah tengah menyiapkan Rp 15,5 miliar yang diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Kasi Peningkatan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Hasto Utomo mengatakan, untuk perbaikan dua jalan penghubung antarkecamatan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan sejak 2020 lalu. Hanya saya, pada saat itu anggaran terkena refocusing untuk penanganan Covid-19 di pati.
“Sehingga pengerjaannya pun tertunda dan baru tahun ini mendapatkan DAK lagi sebesar Rp 15,5 miliar,” ungkapnya, Jumat (22/1/2021).
Dengan anggaran tersebut, untuk jalan Kecamatan Jaken – Jakenan sendiri disiapkan anggaran Rp 8 miliar. Sumbernya adalah dari DAK regular yang sedianya untuk memperbaiki tiga titik jalan.
Namun karena anggarannya yang sedikit, pengerjaan pun difokuskan untuk satu titik jalan penghubung antarkecamatan.
Sedangkan untuk jalan Winong-Pucakwangi sebesar Rp 7,5 miliar yang bersumber dari DAK penugasan. Hal itu lantaran jalan tersebut sebagai lajur utama transportasi pertanian untuk menyokong ketahanan pangan nasional.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah pengendara melaju di jalan Jakenan-Jaken yang rusak dan beegelombang. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Dua jalan yang merupakan penghubung antara kecamatan, yakni Jalan Jaken-Jakenan dan jalan Winong-Pucakwangi, tahun ini bakal diperbaiki. Tak tanggung-tanggung, pemerintah tengah menyiapkan Rp 15,5 miliar yang diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Kasi Peningkatan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Hasto Utomo mengatakan, untuk perbaikan dua jalan penghubung antarkecamatan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan sejak 2020 lalu. Hanya saya, pada saat itu anggaran terkena refocusing untuk penanganan Covid-19 di pati.
“Sehingga pengerjaannya pun tertunda dan baru tahun ini mendapatkan DAK lagi sebesar Rp 15,5 miliar,” ungkapnya, Jumat (22/1/2021).
Dengan anggaran tersebut, untuk jalan Kecamatan Jaken – Jakenan sendiri disiapkan anggaran Rp 8 miliar. Sumbernya adalah dari DAK regular yang sedianya untuk memperbaiki tiga titik jalan.
Namun karena anggarannya yang sedikit, pengerjaan pun difokuskan untuk satu titik jalan penghubung antarkecamatan.
Sedangkan untuk jalan Winong-Pucakwangi sebesar Rp 7,5 miliar yang bersumber dari DAK penugasan. Hal itu lantaran jalan tersebut sebagai lajur utama transportasi pertanian untuk menyokong ketahanan pangan nasional.
“Keduanya direncanakan untuk penanganan jalan sepanjang 4,5 kilometer sedangkan untuk lebarnya enam meter,” imbuhnya.
Dua proyek itu sendiri direncanakan mulai masuk lelang pada pekan depan. Sekarang ini pihaknya masih dalam proses input sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) terlebih dahulu.
“Kedua titik jalan itu memang menjadi salah satu prioritas penanganan jalan. Terlebih sebagai jalan antar kecamatan. Jalan Jaken- Jakenan bahkan sebenarnya masuk dalam rencana pengerjaan di tahun lalu namun terkendala adanya refocusing,” katanya.
Diharapkan dengan adanya penanganan bisa semakin membuat kenyamanan dan keamanan masyarakat serta meningkatkan perekonomian. Terlebih untuk jalan Winong – Pucakwangi yang memang disiapkan untuk penguatan ketahanan pangan yakni daerah lumbung padi.
Reporter: Cholis Anwar
Editir: Supriyadi