Diguyur Hujan Semalaman, Talut Penghubung Antardesa di Pati Longsor
Cholis Anwar
Kamis, 28 Januari 2021 11:35:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati pada Rabu (27/1/2021) hingga Kamis (28/1/2021) dini hari, mengakibatkan talut di Desa Klumpit, Kecamatan Tlogowungu longsor.
Material longsor bahkan menutupi badan jalan yang merupakan penghubung antardesa Klumpit dan Gunungsari Kecamatan Tlogowungu.
Kapolsek Tlogowungu AKP Sunaryo mengatakan, longsor terjadi pada pukul 01.00 WIB dini hari. Pada saat itu, intensitas hujan di wilayah tersebut cukup tinggi, sehingga membuat talut longsor.
"Tanah yang longsor tepatnya milik almarhum Suryanto RT 1 RW 1. Tidak ada korban jiwa," katanya.
Dia menambahkan, untuk tanah yang longsor luasnya mencapai delapan meter dengan ketinggian tujuh meter. Beruntung, kejadian berlangsung pada saat malam hari. Sehingga tidak ada pengendara yang lewat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas kepolisian meninjau lokasi longsor. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati pada Rabu (27/1/2021) hingga Kamis (28/1/2021) dini hari, mengakibatkan talut di Desa Klumpit, Kecamatan Tlogowungu longsor.
Material longsor bahkan menutupi badan jalan yang merupakan penghubung antardesa Klumpit dan Gunungsari Kecamatan Tlogowungu.
Kapolsek Tlogowungu AKP Sunaryo mengatakan, longsor terjadi pada pukul 01.00 WIB dini hari. Pada saat itu, intensitas hujan di wilayah tersebut cukup tinggi, sehingga membuat talut longsor.
"Tanah yang longsor tepatnya milik almarhum Suryanto RT 1 RW 1. Tidak ada korban jiwa," katanya.
Dia menambahkan, untuk tanah yang longsor luasnya mencapai delapan meter dengan ketinggian tujuh meter. Beruntung, kejadian berlangsung pada saat malam hari. Sehingga tidak ada pengendara yang lewat.
"Korban jiwa tidak ada. Untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 25 juta," imbuhnya.
Hingga saat ini, material longsor masih menutupi badan jalan penghubung antardesa tersebut. Sementara belum ada evakuasi lantaran kondisi di lokasi masih hujan deras.
"Untuk evakuasi masih menunggu alat berat," tutupnya.
Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi