Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Tingginya intensitas hujan sejak beberapa hari membuat setidaknya 15 desa yang tersebar di lima kecamatan terendam banjir dengan ketinggian beragam. Yakni mulai 20 sentimeter hingga satu meter.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Martinus Budi Prasetya menyebutkan, berdasarkan data yang masuk ada 15 desa yang terendam banjir.

"Banjir dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi. Kemudian ada juga yang terdampak luapan dari sungai Silugonggo," katanya, Sabtu (6/2/2021).

Untuk wilayah Kecamatan Pati, banjir terjadi di Desa Gahahmati dan Mustokoharjo dengan ketinggian air rata-rata mencapai 30 sentimeter. Kemudian di Kecamatan Gabus berada ada di Desa Mintobasuki, Banjarsari, Sunggingwarno, Babalan, Tanjang, dan Kosekan.

"Di Gabus memang paling banyak yang terdampak banjir. Bahkan areal persawahan yang sudah tergenang juga mencapai ratusan hektare," imbuhnya.

Selanjutnya adalah di Kecamatan Jakenan ada tiga desa yang tergenang banjir, yakni Desa Ngastorejo, Kedungmulyo dan Karangrowo. Kemudian di Juwana ada di Desa Kedungpancing dan Doropayung.
Selanjutnya adalah di Kecamatan Jakenan ada tiga desa yang tergenang banjir, yakni Desa Ngastorejo, Kedungmulyo dan Karangrowo. Kemudian di Juwana ada di Desa Kedungpancing dan Doropayung."Di Sukolilo ada di Desa Kasiyan dan Wotan. Untuk Kasiyan, banjir sudah berlangsung lama dan hingga saat ini belum surut," terangnya.Ia menambahkan, saat ini para relawan saat ini juga tengah berada dilokasi banjir. Kemudian untuk untuk evakuasi, sejauh ini belum ada masyarakat yang mengungsi."Mereka masih bertahan di rumah masing-masing," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler