Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Warga terdampak banjir di Desa Purworejo, Kecamatan Pati mulai terserang penyakit gatal-gatal, bisul kaki hingga mengeluarkan nanah. Penyakit ini mulai muncul siring dengan banjir yang semakin meninggi sejak Jumat (5/2/2021).
"Gatal-gatal sudah dua hari ini. Karena air banjir, pasti kan banyak membawa penyakit," kata Sulasah warga Desa Pandowan sata ditemui, Senin (8/2/2021).
Namun, dia mengaku sudah ada tim dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) yang melakulan pemeriksaan di masjid setempat. Obat pun sudah diberikan untuk nantinya dikonsumsi.
Baca: Lebih dari 600 KK di Pati Kebanjiran saat Jateng di Rumah Saja, Kapolres Pati Bagikan Bantuan
"Sudah diperiksa, dikasih obat. Semoga tidak sampai parah lah. Kalau kaki kan kena air terus," imbuhnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Kartini, warga Desa Purworejo. Dia mengaku tidak bisa beraktivitas sama sekali sejak pertama kali banjir masuk ke rumah Jumat (5/2/2021). Namun, diakui hal itu sudah menjadi kebiasaan setiap tahun.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga korban banjir Pati beraktivitas ditengah kepungan banjir karena Sungai Silugonggo yang meluap. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Warga terdampak banjir di Desa Purworejo, Kecamatan Pati mulai terserang penyakit gatal-gatal, bisul kaki hingga mengeluarkan nanah. Penyakit ini mulai muncul siring dengan banjir yang semakin meninggi sejak Jumat (5/2/2021).
"Gatal-gatal sudah dua hari ini. Karena air banjir, pasti kan banyak membawa penyakit," kata Sulasah warga Desa Pandowan sata ditemui, Senin (8/2/2021).
Namun, dia mengaku sudah ada tim dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) yang melakulan pemeriksaan di masjid setempat. Obat pun sudah diberikan untuk nantinya dikonsumsi.
Baca: