Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor dan Komunitas Pecinta Kucing (Kotaku) Pati, memberikan pemulihan trauma atau trauma healing kepada anak-anak korban banjir di Bumi Mina Tani. Kegiatan itu difokuskan di Desa Kedungpancing, Kecamatan Juwana.

Tak hanya itu, anak-anak juga diberikan mainan agar mereka tidak stres dan suntuk. Apalagi, banjir di wilayah tersebut sudah dua pekan lebih belum surut.

Sekretaris LBH Ansor Pati Luqmanul Hakim mengatakan, hal ini dilakukan untuk membantu mengembalikan kondisi mental dan bisa menghilangkan rasa takut pascakejadian, terutama pada anak-anak. Sebab, apabila mereka terlarut dalam kesedihan dan trauma mental, tentu akan sangat menganggu pertumbuhan anak.

"Kami juga memberi semangat dan menghibur anak-anak korban banjir melalui cerita dongeng, permainan tepuk tangan, bermain bersama, menari maupun bernyanyi. Agar di tengah bencana banjir ini mereka tetap semangat dan menjaga kesehatan, katanya, Minggu (14/2/2021).

Selain itu, LBH Ansor dan Kotaku Pati juga memberikan puluhan mainan pada anak-anak. Ini karena tidak semua bantuan menyasar pada anak-anak. Padahal, saat kondisi banjir seperti ini, perhatian terhadap anak-anak justru harus menjadi prioritas.

"Kalau sudah ada mainan seperti ini, nanti mereka bisa bermain dengan teman sejawatnya. Secara tidak langsung, anak-anak itu akan lupa bahwa dirinya adalah korban banjir. Sehingga, perlahan trauma mereka akan hilang," terangnya.
"Kalau sudah ada mainan seperti ini, nanti mereka bisa bermain dengan teman sejawatnya. Secara tidak langsung, anak-anak itu akan lupa bahwa dirinya adalah korban banjir. Sehingga, perlahan trauma mereka akan hilang," terangnya.Sementara Ketua Kotaku Pati Suwandi mengatakan, selain melakukan trauma healing, pihaknya juga memberikan bantuan berupa pempers, obat-obatan, dan pembalut. Memang, bantuan dikhususkan untuk anak-anak dan wanita."Awalnya kami survei dulu, untuk bantuan sembako ternyata sudah banyak yang memberikan. Tetapi bantuan untuk kebutuhan anak-anak ternyata masih sangat terbatas, sehingga kami berinisiatif untuk memberikan bantuan khusus anak-anak," terangnya.Disela pelaksanaan trauma healing, pihaknya juga mengadakan pameran kucing. Menurutnya, pameran itu ternyata cukup menyedot perhatian anak-anak. Apalagi kucing yang ditampilkan memang yang bercorak unik. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler