Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Banjir bandang melanda dua kecamatan di wilayah Pati utara, tepatnya di Kecamatan Dukuhseti dan Tayu. Bahkan banjir juga sudah ada yang masuk permukiman warga.
Petugas Irigasi Kecamatan Dukuhseti Sofi'i mengatakan, banjir terjadi sejak pukul 21.00 WIB, Selasa (23/2/2021) kemarin. Kemudian banjir semakin meluas sekitar pukul 22.00 WIB.
"Karena intensitas hujan tinggi di wilayah pengunungan muria bagian utara. Air yang masuk ke sungai tidak kuasa menampung, sehingga limpas," katanya, Rabu (24/2/2021).
Baca: Pemuda Alasdowo Pati Manfaatkan Banjir untuk Ojek Motor, Sekali Angkut Rp 15 Ribu
[caption id="attachment_207644" align="alignleft" width="880"]
Para pengguna jalan menerobos banjir yang menerjang Kabupaten Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]Dia menambahkan, untuk desa terdampak di Kecamatan Tayu sebanyak empat desa, yakni di Desa Luang, Dororejo, Kalilaong, dan Keburomo. Sementara di Kecamatan Dukuhseti berada di Desa Ngagel, Kembang, Dukuhseti, Tegalombo, Puncel, dan Wedusan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pengguna jalan mendorong motornya di tengah kepungan banjir. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Banjir bandang melanda dua kecamatan di wilayah Pati utara, tepatnya di Kecamatan Dukuhseti dan Tayu. Bahkan banjir juga sudah ada yang masuk permukiman warga.
Petugas Irigasi Kecamatan Dukuhseti Sofi'i mengatakan, banjir terjadi sejak pukul 21.00 WIB, Selasa (23/2/2021) kemarin. Kemudian banjir semakin meluas sekitar pukul 22.00 WIB.
"Karena intensitas hujan tinggi di wilayah pengunungan muria bagian utara. Air yang masuk ke sungai tidak kuasa menampung, sehingga limpas," katanya, Rabu (24/2/2021).
Baca: