Banjir di Desa Alasdowo Pati Mencapai Satu Meter, Warga Masih Bertahan di Rumah
Cholis Anwar
Rabu, 24 Februari 2021 12:26:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Hujan selamaman di wilayah Pegunungan Muria, membuat Desa Alasdowo Kecamatan Dukuhseti terendam banjir. Bahkan ketinggian air mencapai satu meter lebih.
Salah seorang warga Alasdowo Khotibul Umam mengatakan, banjir mulai masuk ke rumah pukul 09.00 WIB. Namun untuk genangan yang berada di jalan sudah berlangsung sejak subuh tadi.
Menurutnya, banjir tersebut berasal dari luapan Sungai Alasdowo yang berada di areal setempat. Ditambah lagi ada tanggul Sungai Kertoguno yang jebol. Sehingga air masuk ke permukiman warga.
"Sungainya meluap, jadi airnya masuk ke rumah warga. Yang paling parah malah warga yang berada di dekat sungai, air sampai satu meter lebih," katanya, Rabu (24/2/2021).
Diperkirakan banjir akan berlangsung lama. Lantaran setelah lima tahun tidak terjadi banjir, baru kali ini terjadi banjir lagi yang cukup parah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga masih bertahan di rumah yang tergenang banjir (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Hujan selamaman di wilayah Pegunungan Muria, membuat Desa Alasdowo Kecamatan Dukuhseti terendam banjir. Bahkan ketinggian air mencapai satu meter lebih.
Salah seorang warga Alasdowo Khotibul Umam mengatakan, banjir mulai masuk ke rumah pukul 09.00 WIB. Namun untuk genangan yang berada di jalan sudah berlangsung sejak subuh tadi.
Menurutnya, banjir tersebut berasal dari luapan Sungai Alasdowo yang berada di areal setempat. Ditambah lagi ada tanggul Sungai Kertoguno yang jebol. Sehingga air masuk ke permukiman warga.
"Sungainya meluap, jadi airnya masuk ke rumah warga. Yang paling parah malah warga yang berada di dekat sungai, air sampai satu meter lebih," katanya, Rabu (24/2/2021).
Diperkirakan banjir akan berlangsung lama. Lantaran setelah lima tahun tidak terjadi banjir, baru kali ini terjadi banjir lagi yang cukup parah.
Umam pun mengaku masih bertahan di rumah. Sekalipun tempat tidurnya sudah tergenang air. Namun pada saat malam hari, dirinya bersama dengan keluarga mengungsi di rumah saudara yang tidak terdampak banjir.
"Kalau siang di sini (rumah) kalau malam di rumah saudara. Mau bagaimana lagi, kondisinya sudah seperti ini," imbuhnya.
Dirinya berharap agar kondisi banjir cepat surut. Mengingat aktivitas warga macet total. Belum lagi lahan pertanian juga ada yang tegenang.
Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi