Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Banjir yang melanda Dukuh Kedawung, Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti Pati diketahui sempat meninggi hingga dua meter. Akibatnya, dukuh tersebut terisolir. Sejumlah warga yang masih bertahan pun hingga saat ini belum mendapatkan bantuan.

Ketua Tim SAR Tunggul Wulung Pati Ali Masadi mengatakan, pada awal banjir, yakni Selasa (24/2/2021) kemarin, ketinggian air mencapai dua meter. Sementara hingga hari ini, genangan masih setinggi 1,7 meter.

Baca: Hujan Badai Robohkan Dua Rumah di Pati

"Yang masih tinggi (genangannya) di RT 10 dan 11 RW 02. Ini yang paling parah dan terisolir," katanya, Kamis (25/2/2021).

Untuk rumah yang tergenang sendiri ada sebanyak 73 unit. Sementara para pemiliknya rata-rata sudah mengungsi di rumah saudaranya. Namun sebagian besar bapak-bapak, masih bertahan di rumah untuk mengamankan perabot rumah tangga.

"Kalau tidak mengungsi bahaya. Karena itu, kemarin kami sarankan agar warga tetap mengungsi," imbuhnya.

Baca: Enam Desa di Kecamatan Tayu dan Dukuhseti Masih Terendam BanjirSedangkan untuk bantuan logistik sendiri, diakui baru beberapa paket sembako dari Tim SAR Tunggul Wulung. Padahal yang paling mereka butuhkan adalah makanan siap saji."Ini terisolir, karena airnya cukup tinggi. Para demawan juga belum ada yang memberikan bantuan di sini. Karena akses masuknya tidak ada. Perahu juga tidak bisa masuk," terangnya.Ali menambahkan, untuk logistik apabila ada dermawan yang hendak menyalurkan bantuan, bisa diserahkan ke relawan. Selanjutnya, bantuan itu akan langsung dibagikan ke warga yang terisolir. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler