Bantu Masyarakat Pesisir Utara Pati, KKP Berikan 50.000 Bibit Mangrove
Cholis Anwar
Rabu, 14 April 2021 12:11:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Sebagai upaya untuk membentuk green belt (sabuk hijau) yang bisa menahan abrasi di wilayah pesisir utara Pati, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) memberikan bantuan 50 ribu bibit mangrove.
Bantuan diberikan kepada Kelompok Tani Makmur Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati. Secara simbolis, bibit pun diberikan oleh Kabid Pengelolaan dan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan pada Dislautkan Pati J Harnoko.
"Bantuan bibit mangrove ini akan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir Pati utara. Karena mangrove yang sudah ditanam dan dirawat dengan baik, nanti akan dapat mencegah terjadinya abrasi," ujar Harnoko, Rabu (14/4/2021).
Menurutnya, penanaman mangrove memang dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani desa setempat. Sementara luas lahan yang ditanami adalah 10 hektare.
"Apabila memungkinkan, penanaman juga bisa dilakukan dengan jangkauan lebih luas, sehingga dapat membentuk green belt," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Perwakilan dari Dislautkan Pati memberikan bibit mangrove kepada Kelompok Tani Makmur. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Sebagai upaya untuk membentuk green belt (sabuk hijau) yang bisa menahan abrasi di wilayah pesisir utara Pati, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) memberikan bantuan 50 ribu bibit mangrove.
Bantuan diberikan kepada Kelompok Tani Makmur Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati. Secara simbolis, bibit pun diberikan oleh Kabid Pengelolaan dan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan pada Dislautkan Pati J Harnoko.
"Bantuan bibit mangrove ini akan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir Pati utara. Karena mangrove yang sudah ditanam dan dirawat dengan baik, nanti akan dapat mencegah terjadinya abrasi," ujar Harnoko, Rabu (14/4/2021).
Menurutnya, penanaman mangrove memang dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani desa setempat. Sementara luas lahan yang ditanami adalah 10 hektare.
"Apabila memungkinkan, penanaman juga bisa dilakukan dengan jangkauan lebih luas, sehingga dapat membentuk green belt," katanya.
Sementara Ketua Kelompok Tani Makmur Desa Kembang Muamar mengatakan, penanaman mangrove ini diakui sangat penting. Selain dapat mencegah terjadinya abrasi, mangrove nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.
"Bisa dijadikan makanan olahan, dan ini akan membawa pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat. Kami akan berusaha untuk merawat bibit mangrove yang sudah ditanam ini," pungkasnya.
Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha