Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Berbagai cara dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Salah satunya adalah membuat pasar Ramadan.

Kepala Desa Bakaran Wetan Wahyu Supriyo mengatakan, Pasar Ramadan itu dibuka mulai pukul 15.30 WIB hingga menjelang magrib. Setidaknya ada 12 lapak pedagang yang menjual berbagai makanan siap saji.

"Kami telah mengonsep pasar itu dengan matang. Tentu, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengunjung juga dibatasi 50 persen dari kapasitas tempat," katanya, Kamis (15/4/2021).

Semua penjual yang ada di Pasar Ramadan itu diwajibkan juga untuk memasarkan secara online. Hal ini untuk mempermudah warga yang tidak bisa datang langsung ke lokasi.

"Panitia sudah menyiapkan driver. Adapun ruang lingkup penjualan online adalah se-Juwana," jelasnya.

Pasar yang diinisiasi oleh pemdes dan pemuda Bakaran Wetan itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Karena dengan adanya kegiatan tersebut, bisa memberi wadah bagi warga untuk berjualan.
Pasar yang diinisiasi oleh pemdes dan pemuda Bakaran Wetan itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Karena dengan adanya kegiatan tersebut, bisa memberi wadah bagi warga untuk berjualan."Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan UMKM Bakaran Wetan, Karang Taruna Soponyono, dan BUMDes Makmur Lestari," imbuhnya.Wahyu menyebut, Pemdes Bakaran Wetan juga mengadakan Panggung Ramadan. Di sana, menampilkan musik tradisional dan akustik lokal.Hal itu untuk memeriahkan, menghibur dan menemani ngabuburit warga setempat. Bahkan, disediakan pula foto booth bagi para pengunjung."Siapapun yang mau tampil (di panggung Ramadan) kita persilakan. Namun saya imbau untuk menaati protokol kesehatan, tanpa membuat kerumunan," pungkasnya.Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler