Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Pasar di Koperasi Unit Desa (KUD) Sukolilo turut Dukuh Lebakwetan, Desa/Kecamatan Sukolilo, Pati, ludes terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar KUD Sukolilo Sugiyo mengatakan, kali pertama kejadian itu diketahui sekitar pukul 02.00 WIB. Pada saat itu, Sutinah yang merupakan anggota paguyuban pedagang Sukolilo, berangkat dari rumah hendak ke pasar.

Kemudian sekitar pukul 02.15 WIB, yakni saat berada di dekat pasar, dia melihat ada kobaran api dari dalam pasar bagian tengah. Sutinah pun bingung dan panik, tetapi kemudian memberitahukan kejadian itu kepada pihak pengelola pasar.

"Apinya cukup besar, Sutinah langsung bilang ke pengelola pasar, memberi tahu kalau ada kebakaran di dalam pasar. Kebetulan juga saat itu pengelola sedang beristirahat dan minum kopi," katanya, Jumat (21/5/2021).

[caption id="attachment_218807" align="alignleft" width="880"] Petugas masih melakukan pemadaman hingga pagi hari. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]

Karena api semakin membesar, warga sekitar, terutama para pedagang lain yang mulai berjualan, mulai mengetahui kejadian tersebut. Mereka pun saling teriak meminta tolong. Bahkan ada juga yang mengumumkan kejadian itu melalui pengeras suara musala pasar.

Warga kemudian berdatangan dengan membawa ember dan peralatan lain. Warga yang rumahnya dekat dengan pasar, sesegera mungkin mengambil air untuk membantu memadamkan kobaran api tersebut.
Warga kemudian berdatangan dengan membawa ember dan peralatan lain. Warga yang rumahnya dekat dengan pasar, sesegera mungkin mengambil air untuk membantu memadamkan kobaran api tersebut."Ada juga warga yang melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukolilo, kemudian ada yang menghubungi pemadam kebakaran," imbuhnya.Sambil menunggu pemadam datang, para pedagang yang kiosnya terbakar mulai menyelamatkan barang masing-masing. Namun, ada juga yang tidak terselamatkan.Kemudian pada pukul 03.00 WIB, pemadam kebakaran mulai berdatangan. Petugas pun langsung menyemprotkan air ke titik api. Namun, api tetap semakin membesar hingga sulit untuk dikendalikan."Saat ini, apinya sudah padam. Tapi petugas pemadam masih melakukan pendinginan di sekitar lokasi kejadian," terangnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler