Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Musibah kebakaran yang menimpa pasar milik Paguyuban Pedagang Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Pati menyisakan banyak tangis. Sebab, dari data yang berhasil dihimpun oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, setidaknya ada 50 kios dan 100 lapak los yang juga turut terbakar.

Selain itu, ada satu rumah di dekat pasar yang juga turut terbakar. Relawan PMI Pati Imam Sopyan mengatakan, data sementara yang berhasil dihimpun, memang ada 50 kios dan 100 los di pasar yang terbakar.

Bahkan barang dagangan milik para pedagang juga ludes terbakar. Tetapi, ada sebagian pedagang yang pada saat api belum membesar, mereka berhasil menyelamatkan dagangannya.

“kejadian kebakaran sekitar pukul 02.00 WIB. Kemudian pada pukul 02.30 WIB, para pedagang sudah berdatangan untuk mengamankan barangnya masing-masing. Memang tidak semua barang terselamatkan, tetapi setidaknya ada yang tersisa,” katanya, Jumat (21/5/2021).

Dia menyebut, dari informasi yang diterimanya rata-rata pedagang berjualan kebutuhan pokok. Ada juga yang berupa toko, tetapi tidak banyak. Namun, dimungkinkan barang dagangan mereka banyak yang turut terbakar api.

Baca: Pasar KUD Sokulilo Pati Terbakar, Ketahuan Dini Hari oleh Pedagang

Untuk pemadaman api sendiri, petugas pemadang berdatangan mulai pukul 03.00 WIB. Sebab, laporan diterima adalah pada pukul tersebut. Sehingga posisi api sudah membesar. Sementara warga yang berada di lokasi membantu memadamkan kobaram api dengan peralatan seadanya.“Diduga karena korsleting listrik yang berasal dari tengah pasar. Kalau penyebab pastinya belum diketahui,” ujarnya.Sopyan mengaku belum bisa menaksir berapa kerugian atas kebakaran pasa milik paguyuban pedagang Desa Sukolilo tersebut. Lantaran sampai pada siang tadi, yakni pukul 11.00 WIB, api baru bisa dipadamkan sepenuhnya.“Petugas juga belum bisa masuk ke dalam pasar karena kondisinya rusak parah, bahkan ada juga yang mau roboh,” pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler