Sepuluh Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Batangan Pati Juga Ditutup Sementara
Cholis Anwar
Sabtu, 5 Juni 2021 11:43:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Sebanyak sepuluh tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Batangan, Kabupaten Pati positif terpapar Covid-19. Itu diketahui setelah dilakukan swab PCR terhadap seluruh pegawai yang ada di Puskesmas.
Kabag Tata Usaha Puskesmas Batangan Kahar Purwanto mengatakan, sebelumnya hanya ada tujuh nakes yang terpapar. Tapi setelah dilakukan swab PCR tambahan, rupanya ada tiga nakes lagi yang terpapar.
"Totalnya ada sepuluh nakes yang terpapar. Saat ini semuanya sedang isolasi mandiri di rumah masing-masing," katanya, Sabtu (5/6/2021).
Hingga saat ini, puskesmas tersebut belum dilakukan penutupan oleh pihak terkait. Padahal Bupati Pati Haryanto sudah menyarankan agar ditutup untuk sterilisasi. Kendati demikian, tidak ada warga yang melakukan pemeriksaan ke puskesmas tersebut.
"Memang kami sudah diperintahkan untuk tutup. Tapi kami belum dapat surat penutupan resmi dari Dinas Kesehatan," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Puskesmas Batangan ditutup. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Sebanyak sepuluh tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Batangan, Kabupaten Pati positif terpapar Covid-19. Itu diketahui setelah dilakukan swab PCR terhadap seluruh pegawai yang ada di Puskesmas.
Kabag Tata Usaha Puskesmas Batangan Kahar Purwanto mengatakan, sebelumnya hanya ada tujuh nakes yang terpapar. Tapi setelah dilakukan swab PCR tambahan, rupanya ada tiga nakes lagi yang terpapar.
"Totalnya ada sepuluh nakes yang terpapar. Saat ini semuanya sedang isolasi mandiri di rumah masing-masing," katanya, Sabtu (5/6/2021).
Hingga saat ini, puskesmas tersebut belum dilakukan penutupan oleh pihak terkait. Padahal Bupati Pati Haryanto sudah menyarankan agar ditutup untuk sterilisasi. Kendati demikian, tidak ada warga yang melakukan pemeriksaan ke puskesmas tersebut.
"Memang kami sudah diperintahkan untuk tutup. Tapi kami belum dapat surat penutupan resmi dari Dinas Kesehatan," katanya.
Menurutnya, para nakes tersebut terpapar justru dari warga yang periksa ke puskesmas. Hal itu diketahui setelah adanya tracing yang dilakukan.
Baca: