Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Kasus Covid-19 di Kabupaten Pati terus mengalami kenaikan. Bahkan beberapa rumah sakit rujukan saat ini sudah over kapasitas untuk merawat pasien Covid-19.

Karena itu, pemerintah daerah pun mulai menyiapkan dua tempat isolasi terpusat untuk menampung warga yang positif Covid-19 dengan tanpa gejala. Keduanya yakni di Hotel Kencana dan Balai Diklat KKB Pati yang berada di depan swalayan ADA Pati.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, untuk pengisian dua tempat isolasi terpusat itu dimulai Senin (14/6/2021) hari ini. Langkah ini diambil lantaran ruang isolasi yang berada di ruang Wijaya Kusuma RSUD Soewondo sudah penuh. Maka warga yang terpapar akan dialihkan ke Hotel Kencana terlebih dahulu.

“Untuk di Ruang Wijaya Kusuma sendiri memang sudah penuh. Sehingga pengisian di Hotel Kencana sudah bisa dilakukan hari ini. Untuk kapasitasnya, di Kencana mampu menampung hingga 100-an tempat tidur,” katanya.

Baca: Tak Hanya di Kudus, Varian Baru Covid-19 Juga Ditemukan di Jepara, Pati, Rembang, dan Grobogan

Sedangkan untuk kapasitas tempat tidur di Balai Diklat KKB itu diperkirakan mampu menampung hingga 35 tempat tidur. Setidaknya, warga yang isolasi mandiri terpusat, saat ini sudah bisa diselesaikan dengan baik.
Sedangkan untuk kapasitas tempat tidur di Balai Diklat KKB itu diperkirakan mampu menampung hingga 35 tempat tidur. Setidaknya, warga yang isolasi mandiri terpusat, saat ini sudah bisa diselesaikan dengan baik.“Kami respon cepat untuk tempat isolasi terpusat ini. Namun, ada juga warga yang terpapar tetapi meminta isolasi mandiri di rumah,” ujarnya.Terkait kemungkinan pengiriman sampel kasus untuk antisipasi munculnya varian baru di Kabupaten Pati, Bupati Haryanto menyebut akan berkoordinasi dan menunggu dari Kementerian Kesehatan.“Biasanya akan diminta langsung. Jadi akan ditunggu. Kami belum berani berandai-andai,” terangnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler