Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Banyaknya isu yang beredar bahwa virus corona varian India yang masuk di Pati, membuat kehebohan sendiri di masyarakat.. Bupati Pati Haryanto pun buka suara dan memberikan klarifikasi terkait hal itu.

Menurutnya, kabar tersebut belum dipastikan kebenarannya. Saat ini menurutnya, penyebaran Covid-19 varian delta itu baru indikasi.

Sebab, untuk pengambilan sampel spesimen dari warga Pati sendiri belum dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sementara yang baru diteliti sempelnya adalah warga yang terpapar di Kudus.

Namun, karena banyak warga Kudus yang dirawat di sejumlah Rumah Sakit di Pati, hal itu menurutnya juga berdampak.

"Memang ada indikasi varian delta ini menyebar di Kabupaten Pati, Demak, Grobogan, Jepara dan sekitarnya. Namun itu baru indikasi, sampelnya dari Kudus itu,” kata Haryanto, Senin (14/6/2021).

Baca: Varian Covid-19 India Terdeteksi di Kudus, 28 Sampel Positif

Dia juga mengaku, sejauh ini untuk pengambilan spesimen pasien Covid-19 di Bumi Mina Tani, memang belum ada. Sehingga penelitian lebih lanjut terkait virus corona varian baru di Pati, masih belum diketahui secara pasti."Untuk Kabupaten Pati belum diambil sampelnya, baru indikasi. Itu tadi, baru Kudus, dari 34 sampel sebanyak 28 terkonfirmasi," pungkasnya.Baca: Tak Hanya di Kudus, Varian Baru Covid-19 Juga Ditemukan di Jepara, Pati, Rembang, dan GroboganDiberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa varian corona India B16172 terdeteksi di Kabupaten Kudus. Bahkan ia menilai, ledakan kasus Covid-19 di Kudus dimungkinkan menyebar di daerah tetangga, termasuk Pati. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler