Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati- Tidak sedikit yang mengira bahwa terapi bio energi dipercaya mampu melemahkan virus corona dalam tubuh. Bahkan sudah ada ratusan orang yang semula divonis terpapar covid-19, tapi setelah menjalani terapi tersebut, kondisinya semakin membaik.

Bahkan yang lebih menarik, selesai menjalani terapi bio energi, setelah dilakukan swab antigen, rupanya sudah dinyatakan negatif. Hal ini terjadi di klinik pengobatan alternatif Bio energi Mbah Kamto di Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati.

Pemilik Klinik, Sukamto mengatakan, cara kerja terapi bio energi ini adalah dengan cara transfer energi kepada orang yang terpapar covid-19. Setelah energi dimasukkan ke dalam tubuh, maka energi tersebut akan diterima oleh sel hemoglobin. Kemudian membentuk molekul sehingga terjadi regenerasi sel baru yang sudah dilemahkam oleh virus.

"Energi dimasukkan mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki, maka virus akan melemah dan hilang dengan sendirinya. Ketika sudah melemah, maka virus tidak akan bisa menular," katanya, Minggu (27/6/2021).

Dia menambahkan, pada saat musim pandemi seperti ini, dirinya mengaku ada banyak pasien dengan gejala covid-19 yang berdatangan di klinik terapi-nya. Tidak hanya dari Pati, bahkan ada juga yang dari Jepara, Kudus dan Rembang.

"Ratusan yang sudah divonis positif covid dibuktikan dengan Swab antigen atau pun PCR, mereka datang kesini. Alhamdulillah setelah terapi energi, mereka sembuh," imbuhnya.

Mbah Kamto menambahkan, terapi bio energi itu diakui sudah mendapatkan izin praktek dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati. Bahkan pihaknya juga sudah mempunyai izin dari Kemenkumham. Sehingga, upaya yang dilakukan tersebut sudah ada perlindungan hukumnya.Dia mengaku, banyak diantara pasien covid-19 yang datang ke kliniknya adalah karena tidak diterima oleh rumah sakit, lantaran sudah penuh semua. Sehingga, mereka beralih ke pengobatan alternatif.Menurutnya, untuk transfer energi tersebut tidak butuh waktu lama, hanya dalam hitungan menit atau bahkan detik. Karena setelah bio energi ini ditransfer, maka yang bekerja kemudian adalah energi itu sendiri.Setiap pagi, ada sekitar 30-40 orang yang datang di klinik pengobatan alternatif tersebut. Ada juga yang rawat inap, yakni pasien dengan penyakit yang cukup parah atau yang dari luar daerah."Yang rawat inap ini ada juga yang positif covid-19. Tapi kami transfer energi, perlahan sudah mulai membaik," terangnya.Reporter: Cholish AnwarEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler