Bantuan Beras untuk 96.128 Keluarga Terdampak Pandemi di Pati Mulai Didistribusikan
Cholis Anwar
Rabu, 28 Juli 2021 11:46:17
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
[caption id="attachment_230598" align="alignleft" width="880"]
Bupati Pati Haryanto melepas bantuan beras yang didistubusikan Bulog. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]MURIANEWS, Pati - Perum Bulog Subdivre II Pati mulai menyalurkan bantuan beras kepada 96.128 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pati. Masing-masing KPM akan mendapatkan 10 kilogram beras dengan kualitas medium.
Secara simbolis, Kepala Bulog Pati Yonas Haryadi Kurniawan menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Pati Haryanto. Kemudian oleh bupati, diberikan langsung kepada lima perwakilan KPM yang mendapatkan bantuan di Halaman Gudang Bulog Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo.
Kemudian, sejumlah truk yang berisi beras juga sudah siap untuk mengirimkan ke masing-masing kecamatan. Dari kecamatan, selanjutnya akan didistribusikan ke desa oleh masing-masing kepala desa.
Yonas mengatakan, bantuan tersebut adalah program dari pusat yang diamanatkan melalui Bulog. Untuk Bulog Pati sendiri, memang membawahi lima kabupaten, yakni di Pati, Jepara, Blora, Rembang dan Kudus.
"Yang kami gelontorkan ini ada 3.000 ton beras untuk lima kabupaten. Namun, untuk masing-masing kabupaten jumlah penerimanya memang berbeda. Khusus untuk Pati ada 96.128 penerima," katanya, Rabu (28/7/2021).
Ia menambahkan, untuk bantuan ini memang membutuhkan kerja sama dari camat maupun kepala desa. Sebab, yang mengetahui langsung nama-nama dan alamat KPM adalah pihak desa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



