Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun (HUT) Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia dan tahun Baru Hijriyah, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pati menggelar berbagai kegiatan sosial.

Lembaga ini memberikan santunan anak yatim, juga bantuan kepada usaha kecil mikro dan menengah (UMKM), Bakti Guru, bedah rumah dan beasiswa pendidikan.

Untuk kegiatan tersebut, total biaya yang dikeluarkan sebanyak Rp 67,2 juta. Dengan rincian, santunan dan bingkisan sembako untuk 30 anak yatim dengan total Rp 5 juta.

Kemudian untuk santunan duafa sebesar R. 7,5 juta, bantuan UMKM berupa gerobak usaha, mesin cuci, alat penggorengan, banner usaha untuk delapan pengusaha mikro dengan total Rp 18 juta.

Selain itu, ada empat beasiswa pendidikan dengan total Rp 12,3 juta, bakti guru senilai Rp 4,4 juta dan bedah rumah total Rp 20 juta.

Ketua Badan Pengurus (BP) Lazismu Pati Wahid Hidayat Aly mengatakan, kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap tahun. Tidak hanya menyasar muslim, tetapi juga nonmuslim agar terjadi kesamarataan bantuan.

Menurutnya, ini sudah menjadi komitmen bersama Lazismu untuk membantu yang membutuhkan.“Lazismu tidak sekadar menolong yang intern Muhammadiyah saja, tetapi juga masyarakat secara meluas, bahkan yang nonmuslim juga,” katanya, Kamis (26/8/2021).Sementara Ketua PD Muhammadiyah Pati Muh Asnawi mengatakan, selama ini dalam setiap memberikan bantuan Muhammadiyah tidak pernah pandang bulu, baik dari sisi ras ataupun agama.”Karena bantuan sifatnya adalah tolong menolong. Maka untuk menolong seseorang, tidak harus satu keyakinan. semoga tetap berjalan setiap tahun,” ujarnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler