Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Bayi baru lahir yang dibuang di bawah jembatan sungai di Dukuh Gebang, Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Pati, Sabtu (18/9/2021) saat ditemukan tali pusarnya ternyata belum dipotong sama sekali.

Saat ditemukan, bayi tersebut berselimutkan selembar kain. Kemudian dimasukkan ke dalam karung yang dibiarkan terbuka. Diduga, bayi tersebut lahir tanpa ada pengawasan dokter, bidan atau dukun bayi.

Setelah ditemukan warga, bayi tersebut langsung dibawa ke balai desa setempat. Selanjutnya diserahkan ke Puskesmas Cluwak untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Puskesmas Cluwak Bambang Santoso mengatakan, sesampainya di puskesmas, tubuh bayi masih ada bercak darah yang hampir mengering. Sehingga, dimungkinkan bayi tersebut memang baru dilahirkan.

Selain itu, tali pusar bayi juga masih cukup panjang. Kemudian tubuh bayi juga nampak masih segar.

"Sampai di sini (Puskesmas Cluwak) langsung kami bersihkan bercak darahnya. Kemudian tali pusar yang masih panjang juga kami potong," katanya.

Baca: Kok Tega! Bayi Baru Lahir Dibuang di Bawah Jembatan di PatiYang menjadi kehawatiran, lanjutnya, adalah pada saat bayi berada di sungai tersebut. Apabila bayi mengalami hipotermia, bisa saja bayinya meninggal."Selama bayi dalam kondisi tidak hipotermia, ya mungkin masih bisa bertahan," imbuhhya.Sementara sore ini, kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki itu sudah stabil dan dipantau tenaga kesehatan. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler