Ribuan ASN di Pati Terindikasi Terima Bansos untuk Warga Miskin
Cholis Anwar
Kamis, 2 Desember 2021 13:50:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pati, terindikasi menerima bantuan sosial (bansos) yang seharusnya untuk keluarga miskin. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati mengetahui hal ini setelah mendapatkan surat dari Dinsos Provinsi Jateng.
Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Pati Tri Haryumi mengatakan, sesuai data yang diterimanya, ada sekitar 3.700 ASN yang diduga menerima bansos tersebut.
Dimungkinkan, mereka menerima bantuan dalam program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan NonTunai (BPNT).
Sebab, penyandingan data yang akan dilakukan oleh Dinsos sendiri adalah melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga muaranya adalah pada bantuan PKH dan BPNT.
"Data yang kami terima itu, kemudian akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati. Ini untuk memastikan, apakah nama-nama yang masuk itu masih aktif sebagai ASN atau tidak," katanya, Kamis (2/12/2021).
Baca: Korupsi Dana Bansos Rp 1 M, Eks Bupati Yalimo Jadi Tersangka
Dia menambahkan, apabila data ASN yang masuk itu adalah non-DTKS, maka tidak akan mungkin untuk menerima bantuan seperti BLT DD. Sebab, warga maupun perangkat desa setempat juga sudah mengetahui bahwa yang bersangkutan adalah ASN.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tri Haryumi, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pati, terindikasi menerima bantuan sosial (bansos) yang seharusnya untuk keluarga miskin. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati mengetahui hal ini setelah mendapatkan surat dari Dinsos Provinsi Jateng.
Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Pati Tri Haryumi mengatakan, sesuai data yang diterimanya, ada sekitar 3.700 ASN yang diduga menerima bansos tersebut.
Dimungkinkan, mereka menerima bantuan dalam program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan NonTunai (BPNT).
Sebab, penyandingan data yang akan dilakukan oleh Dinsos sendiri adalah melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga muaranya adalah pada bantuan PKH dan BPNT.
"Data yang kami terima itu, kemudian akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati. Ini untuk memastikan, apakah nama-nama yang masuk itu masih aktif sebagai ASN atau tidak," katanya, Kamis (2/12/2021).
Baca: