Satu Nelayan Masih Hilang di Perairan Jepara-Pati, Tim Rescue Ditambah
Cholis Anwar
Rabu, 8 Desember 2021 11:30:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Tim SAR Semarang hingga saat ini masih terus melakukan pencarian satu nelayan yang masih belum ditemukan di Perairan Jepara-Pati. Pencarian dimulai dari Perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Pati.
Satu nelayan yang belum ketemu yakni Soferul Alamin (36) warga Desa Clering RT 01 RW 04 Kecamatan Donorojo, Jepara.
Namun, gelombang laut masih cukup tinggi sehingga tim harus waspada. Apalagi, gelombang laut mencapai 2 meter.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, untuk mempercepat pencarian dilakukan dengan penambahan tim rescue. Tidak menutup kemungkinan, relawan juga akan turut serta.
"Masih ada satu korban yang belum kami temukan, sehingga kami menambah tim agar proses pencarian lebih cepat," katanya, Rabu (8/12/2021).
Sementara untuk alur pencarian akan dilakukan dari perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti.
"Saat ini tinggi gelombang Perairan Banyutowo kurang lebih 2 meter, arah angin dari Barat menuju Timur, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tim Gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di perairan Jepara-Pati. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Tim SAR Semarang hingga saat ini masih terus melakukan pencarian satu nelayan yang masih belum ditemukan di Perairan Jepara-Pati. Pencarian dimulai dari Perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Pati.
Satu nelayan yang belum ketemu yakni Soferul Alamin (36) warga Desa Clering RT 01 RW 04 Kecamatan Donorojo, Jepara.
Namun, gelombang laut masih cukup tinggi sehingga tim harus waspada. Apalagi, gelombang laut mencapai 2 meter.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, untuk mempercepat pencarian dilakukan dengan penambahan tim rescue. Tidak menutup kemungkinan, relawan juga akan turut serta.
"Masih ada satu korban yang belum kami temukan, sehingga kami menambah tim agar proses pencarian lebih cepat," katanya, Rabu (8/12/2021).
Sementara untuk alur pencarian akan dilakukan dari perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti.
"Saat ini tinggi gelombang Perairan Banyutowo kurang lebih 2 meter, arah angin dari Barat menuju Timur, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan," terangnya.
Baca: