Tanggul Tuntang Jebol, Banjir Kembali Melanda Wilayah Gubug Grobogan
Dani Agus
Kamis, 10 November 2016 09:48:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Limpasan air ini mengakibatkan sejumlah desa di bantaran Sungai Tuntang sempat kebanjiran. Antara lain, Desa Ngroto dan Penadaran. Selain menggenangi sawah dan jalan, air limpasan juga sempat memasuki puluhan rumah penduduk setinggi 5-20 cm.
Tingginya elevasi Sungai Tuntang juga menyebabkan ruas tanggul di Desa Ngroto jebol sepanjang 20 meter. Tanggul ini, persis sebulan lalu sudah pernah jebol dan menyebabkan banjir besar.
“Tanggul tadi jebolnya sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelumnya, kita sudah berupaya keras mencegah tanggul jebol dengan menimpuk karung yang diisi tanah. Namun, arus sungai terlalu kuat,” kata Suparman, warga Desa Ngroto.
Naiknya elevasi Tuntang sejak sore juga sudah diantisipasi pihak BPBD Grobogan. Di mana, belasan petugas BPBD juga sudah keliling wilayah rawan banjir sejak sore.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



