Dampak Meluapnya Sungai Tuntang, Jembatan Antardesa di Kedungjati Grobogan Roboh
Dani Agus
Kamis, 10 November 2016 13:18:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Jembatan yang roboh memiliki panjang 5 meter dan lebarnya 3 meter. Jembatan tersebut berada di atas anakan sungai Tuntang. Diduga kuat, robohnya jembatan ini akibat dampak meluapnya sungai Tuntang sejak Rabu Kemarin. Meluapnya sungai menyebabkan tanah di bawah pondasi longsor sedikit demi sedikit hingga akhirnya merobohkan jembatan.
Robohnya jembatan itu menjadikan aktivitas warga kedua desa terganggu. Soalnya, mereka harus memutar arah dengan jarak yang lebih jauh akibat musibah tersebut."Untuk sementara warga harus mutar lewat jalur yang lainnya. Nanti, direncanakan ada pembuatan jembatan darurat," imbuh Untung.
Sementara itu, aktivitas warga Desa Randurejo, Kecamatan Pulokulon juga terganggu lantaran tingginya air Kali Klampis yang melitasi wilayah tersebut. Pasalnya, naiknya air ini menyebabkan jembatan didesa tersebut terendam.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



